Selasa, 09 Agustus 2011

The Truth About Voldemort, The Dark Lord

Siapakah sebenarnya Voldemort??
Kita semua tahu, Voldemort sering juga disebut Dark Lord [Pangeran Kegelapan], You-know-who [kau-tahu-siapa], He-Who-Must-Not-Be-Named [Dia-yang-tidak-boleh-disebut-namanya], atau Tom Riddle alias nama aslinya di masa lalu. Namun tahukah anda, mengapa wajah Voldemort menjadi seperti itu?? Dan bagaimanakah kisah petualangan Voldemort yang sebenarnya?? Inilah jawabannya.




Alkisah, semasa sekolah di Hogwart, Tom Riddle tampak seperti demikian.
Ganteng yak??? ;D
Namun karena ketamakan dan keserakahannya, dia berusaha merombak wajahnya dengan operasi plastik, sehingga wajahnya menjadi tampak seperti demikian.
 Karena masih terus tidak puas dengan keadaannya, Tom Riddle melakukan operasi kedua, yang menyebabkan wajahnya menjadi demikian.
Ohmegot, mukanya menjadi kebalik. Wajahnya malah menghadap ke belakang, sejajar dengan punggungnya. 
Karena panik, dia melakukan operasi ketiga, yang berakhir seperti ini.
 Semenjak itu, Tom Riddle resmi menjadi Voldemort. Karena marah, dia menyihir dokter bedah yang telah melakukan operasi-operasi tersebut dari 
 menjadi  ini.

Kamis, 04 Agustus 2011

Dokter Hewan = Dokter Abal-abal?? Apa Keistimewaannya?? [part 1]

Tadi pagi saya mendapat whatsapp dari seorang teman yang berkata, "Kowe duwe kanca dokter tenanan ura??" [Kamu punya teman dokter beneran ga.red]. 
Lalu saya jawab dengan, "Loh, emange aku dudu dokter tenanan?? Emang aku dokter abal-abal??" [Loh, emangnya aku bukan dokter beneran?? Emang aku dokter jadi-jadian.red]
Kemudian teman saya tadi me-whatsapp saya lagi, "Aku lagi kesed ki, meh golek surat sakit dokter. Nek njaluk kowe teneh aku dadi Doberman." [Aku lagi males nih, mo cari surat sakit dokter. Kalo minta kamu ntar aku jadi Doberman.red].


Saya tertawa membaca whatsapp teman saya tadi. Tapi sekaligus merenung. Apa benar saya dokter abal-abal. Apakah dengan imbuhan "Hewan" di belakang kata "Dokter" akan menjadikan saya bukan seorang dokter beneran alias dokter abal-abal?? Hmmmm,, buat para pembaca yang menjawab "iya" untuk pertanyaan saya tadi,,,, well, u should read this posting.. cekidot...

Rabu, 03 Agustus 2011

Postingan Basi Akibat Minuman Basi

Ini sebenernya postingan yang agak basi juga. Hmmmppfff,,tampaknya memang beberapa minggu ini basi-basi muluk topik yang ada di hidup saya. Dan mungkin itu sebabnya kale ya, saya muntah-muntah seharian beberapa hari yang lalu.. Bisa jadi karena makanan basi. Uummm,, lebih tepatnya minuman basi nding. (-.-")


Jadi begiini ceritanya, hari jumat malam saya menjemput mbak Chin, kakak perempuan saya di Jatinegara. Kakak saya tersebut kemudian membeli sebotol minuman Pulpy orange. Karena tidak habis, dia meletakkan botol minuman itu di atas [bukan di dalam] lemari es. Hari minggu malam sekembalinya mengantar kakak saya itu ke stasiun Jatinegara lagi, saya meminum kembali sisa minuman itu, karena seingat saya minuman itu dibeli oleh mbak Chin tadi siang. Jadi saya minum saja Pulpy itu dengan santainya, kemudian saya masukkan ke dalam lemari es.

Senin, 01 Agustus 2011

What The Hell Happens in JavaRockingLand 2011 [part 2]

Lanjutan dari postingan sebelumnya..


4. Hari Minggu petang merupakan hari yang bersejarah bagi saya. Bersama kedua rekan saya Brigitta dan Rinta, kami berada di barisan depan [meskipun bukan di depan pagar pembatas persis] panggung utama yang sedang menampilkan Good Charlotte. Band tersebut tentu saja membawa saya dan Brigitta ke masa nostalgia SMA. Saat dimana lagu-lagu mereka banyak ditampilkan oleh kawan-kawan kami setiap ada acara band-bandan di sekolah.
Penampilan ini cukup menghibur, apalagi sang gitaris Benjamin Madden alias si "Benji cenat cenut" memenuhi janjinya [di twitter] kepada publik Indonesia untuk menyanyikan lagu "I heart You"-nya boiben 4l4y Indonesia, yaitu SM*SH, yang diiringi aksi si Joel Madden sang vokalis menari-nari menirukan aksi jogetan SM*SH di vidioklip lagu ini.


Yeah, momen tersebut memang sangat lucu, namun bukan itu yang bersejarah bagi saya. Momen bersejarahnya adalah ketika si Benji cenat cenut melemparkan pick gitarnya di penghujung penampilannya. Si Benji melempar pick-nya ke arah barisan kami, dan tentu saja langsung hebohlah barisan kami. Saya membungkunk untuk mencari pick gitar tersebut, dan Brigitta yang berdiri di depan saya tidak ikut membungkuk mencari pick tersebut, namun malah merapatkan kakinya untuk menahan orang-orang yang berada di depannya untuk ikut mencari, dan berusaha memberikan saya ruang untuk mencari pick tersebut. Thanks to usaha Brigitta, saya pun mengulurkan tangan saya ke tanah, menyisir permukaan tanah dan meraba-raba di kegelapan, hingga akhirnya jari-jari saya menyentuk pick tersebut. Saya kemudian mengangkat pick gitar tersebut, sambil berteriak-teriak kegirangan, saya ber-high five dengan partner saya tersebut. Ahaaayyyyy,, I've got Benji's guitar pick!!! Super Awesome!! =D

What The Hell Happens in JavaRockingLand 2011 [part 1]

Maaf, saya posting event yang "agak" basi [karena udah 1 minggu yang lalu]. Berhubung minggu-minggu ini adalah minggu yang rempong, dan otomatis badan saya kurang istirahat, maka baru sekarang pada saat akhirnya badan saya muntah-muntah seharian lah saya bisa memposting di blog ini.


Eniweeeiiiiiii,, saya mo cerita tentang beberapa hal menarik yang saya temui selama event JavaRockingLand 2011 kemarin, yaitu :


1. Pada saat Blood Red Shoes tampil, ada seorang mbak-mbak bule [atau bule celup??] bersama pacarnya dan 2 orang temannya ikut berdiri di antara para penonton. Penampilan mbak bule [atau bule celup??] tersebut sebenarnya sangat menarik. Dengan badan lansing, kulit putih mulus, rambut anjang pirang yang dilingkari tali [just like Princess Leia di Star Wars], celana hotpants, tanktop item yang dapat menampilkan beha warna merahnya juga. Kesimpulannya : mbak-e sungguh sexy abis. Namun yang aneh adalah, sebelum konser tersebut dimulai, mbak-mbak tersebut sudah heboh sendiri, tertawa keras-keras, sambil mengerling genit dan manja ke teman-temannya, lalu mengacung-ngacungkan kedua tangannya ke atas layaknya cheerleader, yang pada intinya adalah : ia berhasil membuat orang-orang mengalihkan perhatiannya ke dia. Persis seperti kucing betina yang sedang beger [birahi.red], maka kucing betina itu pasti akan menunggingkan pantatnya sambil mengeong-ngeong mengeluarkan suara yang keras untuk menarik perhatian dari para pejantan. Nah begitulah bayangan saya terhadap mbak bule tersebut.


Pada saat band Blood Red Shoes mulai tampil, say pun segera merapatkan barisan menuju ke depan. Lagu pertama, kedua, ketiga, saya mulai melupakan mbak bule tersebut, karena perhatian saya tersita ke band paporit saya tersebut. TAPI, pada saat lagu "I wish I was someone Better", yang merupakan lagu paporit para pemirsa, saya tanpa sengaja menoleh ke samping, dan tanpa sengaja pula saya melihat mbak bule tersebut [yang berada sekitar 3 meter dari saya]. Mbak bule itu tampak lebih heboh daripada sebelumnya. Ia tampak sedang menggeleng-gelengkan kepalanya, mengacung-ngacungkan tangannya ke atas, sambil menari seperti orang mabuk dengan hebohnya, dan saat saya melihat mulutnya,,, Hey... mulutnya tidak bergerak menyanyikan lagu yang sedang dimainkan band yang sedang tampil di depannya. Padahal lagu tersebut adalah lagu hit single dari band tersebut, dan tentu saja penggemarnya pasti tau lagu tersebut. 

Rabu, 20 Juli 2011

Superhero di sekitar kita

Wow,, lama juga yak saya ga apdet blog ini. Udah hampir 3 minggu deh kayaknya, gara-gara modem saya metang-metong mulu, sehingga berakibat kemunduran mental saya. ahhahha.. #lebay
Eniwei, langsung ke topik pembahasan kita malam ini aja yak, mari....



Dunia perfilman dan pertelevisian memang telah melahirkan banyak jagoan-jagoan dan superhero yang sangat kita idolakan dan kagumi. TAPI, apa jadinya bila ternyata jagoan atau superhero tersebut ternyata ada di sekitar kita dalam bentuk yang sangat tidak kita duga seperti ini??? Cekidot...


Superheroes memang menyukai pizza, begitu juga dengan si Batman.


Bahkan Peter Parker, si Spiderman pun pernah bekerja sebagai tukang pengantar pizza.

Selasa, 05 Juli 2011

2 Mangkok Mie Ayam dan Ribut di Gereja

Seorang gadis kecil merengek kepada kakak laki-lakinya agar kakaknya mau mentraktir dia makan mie ayam kesukaan mereka. Kakak laki-lakinya dengan enggan terpaksa menuruti permintaan adik kecilnya itu. Kakak laki-laki itu pun kemudian mengayuh sepedanya, sambil memboncengkan adik kesayangannya yang duduk di stang kemudinya sambil berpegang erat di kedua lengannya. Sesampainya di warung mie ayam, mereka pun memesan 2 mangkok mie ayam dan memakan mie ayam tersebut dengan lahapnya. Tiba saat membayar makanan yang telah mereka makan tersebut, baru mereka menyadari kalau uang yang dimiliki si kakak laki-laki tidak cukup untuk membayar itu semua. Adik kecil yang tadi merengek pun menyesal dan sangat ketakutan mendengar hal itu. Si kakak laki-laki pun bingung mau berbuat apa. Mau menggadaikan KTP, tapi mereka berdua sama-sama masih dibawah umur dan tidak memiliki KTP. Setelah berpikir keras, kakak laki-laki tersebut lalu melepas jam tangan Casio yang melingkar di pergelangan tangannya. Sambil malu-malu, dia menyerahkan jam tangan tersebut sebagai jaminan utang kedua mangkok tersebut kepada penjual mie ayam. Kemudian kembali ia menaiki sepedanya, memboncengkan adik kecilnya, dan mengayuh sepedanya untuk kembali ke rumah mereka...............dengan perut kenyang.